PT. Kaltim Parna Industri, Pemimpin Pasar Industri Amoniak

PT Kaltim Parna Industri merupakan produsen amoniak swasta nasional регtаmа ԁі Indonesia yang didukung oleh PT Parna Raya, YKHT Pupuk Kaltim, dan Dana Pensiun Pupuk Kalimantan Timur. PT Parna Raya, selaku pemegang saham mayoritas аԁаӏаһ ѕеbuаһ perusahaan nasional ԁеngаn berbagai macam bidang usaha. Yayasan Kesejahteraan Hari Tuа (YKHT) Pupuk Kaltim ԁаn Dana Pensiun Pupuk Kalimantan Timur аԁаӏаһ merupakan grup dari PT Pupuk Kaltim, sebuah perusahaan BUMN уаng mеmіӏіkі spesialisasi ԁі bidang pupuk ԁаn industri amoniak.
PT Kaltim Parna Industri merupakan salah satu pemimpin pasar di bidang industri petrokimia ԁеngаn jenis produk amoniak dengan bahan baku gas alam.
PT Kaltim Parna Industri berdiri dan membangun bisnis untuk mencapai visi sebagai produsen amoniak paling efisien di dunia selama bertahun-tahun. Berikut ini tonggak sejarah (milestones) bisnis PT Kaltim Parna Industri (KPI) dari tahun ke tahun:
17 Juli 1995: Melalui Akta Notaris No.97 Tahun 1995, PT Kaltim Parna Industri resmi didirikan.
13 Februari 1996: Pemerintah menyetujui pendirian PT KPI melalui Akta Notaris No.97.
26 September 1997: Penandatanganan kerjasama antara PT Parna Raya, YTHT, dan Mitsubishi Corp.
31 Oktober 1997: Perusahaan Jepang AsahiKASEI Chemicals Corp. bergabung sebagai pemegang saham.
19 Februari 1998: Penandatanganan Kesepakatan EPC Contractor dengan MHI (Mitsubishi Heavy Industries, Ltd.).
27 Februari 1998: Pemerintah menyetujui KPI sebagai Perusahaan Investasi Asing melalui surat No.13/V/PMA/1998
14 Juli 1999: Penjualan Gas Alam dan Kontrak Pembelian ditandatangani bersama dengan PERTAMINA.
17 Februari 2000: Konstruksi pabrik PT KPI dimulai.
12 November 2001: Tepat pada pukul 14:00 waktu setempat, Amoniak pertama berhasil diproduksi dengan total akumulasi produksi bulan November sebanyak 12,398MT.
26 November 2001: Dana Pensiun Pupuk Kalimantan Timur bergabung sebagai pemegang saham.
1 Desember 2001: Pengapalan pertama oleh MV Hesiod untuk MC dengan kuantitas 19,000MT.
1 Februari 2002: Produksi komersial dimulai.
4 Juli 2002: Pembukaan resmi KPI oleh Menteri Pertanian atas nama Presiden RI.
1 September 2004: NYK Lines bergabung sebagai pemegang saham.
3 Januari 2005: Penghargaan Zero Accident (1 Januari 2003-2 Desember 2004 untuk 1.028.675 jam kerja).
10 November 2006: KPI meraih penghargaan PROPER Green Flag Award (Penghargaan Nasional untuk komitmen penuh terhadap manajemen lingkungan termasuk kontrol polusi dan operasi yang lebih hijau).
6 Februari 2008: KPI berhasil meraih sertifikat untuk Sistem Manajemen Terintegrasi ISO9001, ISO14001, OHSAS 18001.
12 September 2008: KPI memperoleh Sertifikat SMK3 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pemerintah Indonesia).
12 Juni 2009: KPI terdaftar sebagai member KNRCI (Komite Nasional Responsible Care Indonesia), yakni organisasi yang memfokuskan diri pada peningkatan performa yang berkelanjutan terhadap keselamatan, kesehatan, dan lingkungan.
12 Juni 2009: KPI mendapatkan Sertifikat KAN untuk Laboratory ISO17025 No.LP-427-IDN (Kualifikasi Laboratium sebagai Lab Uji Coba dengan hasil yang dapat diterima diseluruh dunia),
31 Mei 2010: KPI menerima Penghargaan Zero Accident ke 7 untuk periode 1 Januari 2003 – 31 Desember 2010 (6,846,029 jam kerja)
13 Juni 2011: KPI menerima PROPERDA GOLD Flag dari Gubernur Kalimantan Timur yang merupakan PROPER Award Tingkat Provinsi.
13 Februari 2012: Zero Accident Award kembali diraih oleh KPI untuk ke delapan kalinya, dari Gubernur Kalimantan Timur selama 1 Januari 2003-10 Oktober 2011 (7,292,810 jam kerja).
2012: KPI merayakan Peringatan 10 tahun sejak perusahaan melakukan produksi komersial pada 2002.
2013: Pada tahun ini, KPI berhasil mencapai produksi sebanyak 5.000.000MT. Pada tahun ini pula, transfer kepemilikan saham dilakukan, dari perusahaan-perusahaan Jepang pemegang saham ke PT Parna Raya. KPI pun menjadi perusahaan investasi domestik.
31 Desember 2014: Akumulasi produksi sejak 14 September 2001 pada pukul 14:00 adalah sebanyak 5.413.282MT
31 Desember 2015: Akumulasi produksi sejak 14 September 2001 pada pukul 14:00 adalah sebanyak 5.820.245MT
2015: Pengiriman pipa amonia komersial 249,8MT ke PT Kaltim Nitrate Indonesia pada Agustus 2015.
18 Mei 2016: KPI kembali menerima penghargaan Zero Accident untuk ketiga belas kalinya untuk periode 1 Januari 2003-10 Desember 2016.
31 Juli 2016: Akumulasi produksi amoniak sejak 14 September 2001 pada pukul 14:00 adalah 6.092.736 MT.
15 & 16 Mei 2017: Pada tanggal 15 & 16 Mei 2017, Yayasan Kesejahteraan Hari Tua Pupuk Kaltim dan Dana Pensiun Pupuk Kalimantan Timur mengalihkan masing-masing 5% kepemilikan sahamnya kepada Bpk. Marihad Simbolon. Saham perusahaan sekarang dimiliki oleh PT Parna Raya 90% dan Bpk. Marihad Simbolon 10%.